Monday, November 3, 2014

Beauty Workshop by The Body Shop with theme "9 to 5 Make Up"



Hari libur kemarin aku dapat invitation untuk event Beauty Workshop di The Body Shop (TBS) cabang Istana Plaza, Bandung. Awalnya dari beberapa hari lalunya aku membeli beberapa produk dan ternyata si Kasirnya masih kenal sama aku lalu dia pun memberikan invitation itu sama aku. Seneng banget sih karena pas event nya hari libur jadi dipastikan bisa buat dateng donk. Suka banget sama pelayanan TBS ini karena selain ramah, mereka seperti punya pendekatan khusus ato gimana sehingga bisa membuat para customer nya merasa dekat.

Oke akhirnya hari minggunya aku langsung cuss deh ke IP, di undangan sih waktunya jam 3 sore ya. Dan aku baru berangkat dari rumah 2:30 pass, gila aja macetnya ampuuuun di jalan kayanya semua mobil pada tumpah ruah kejalan deh..huhuhuuu..

Alhasil telatlah ke IP-nya.Baru sampe jam 3:30an dan acara sudah dimulai. Berhubung aku telat masuknya jadi maafkan kalo foto-fotonya ga komplit da seadanya ya. Hehehe…

Pas masuk itu untung masih ada satu kursi kosong dibagian belakang, tepatnya dekat pintu masuk counternya TBS. Sudah ada sekitar 20 orang peserta Beauty Workshopnya, dan di depannya ada perwakilan TBS yang presentasi. Kali ini katanya tema yang diambil dalam Beauty Workshop-nyaadalah 9 to 5 Make up. Ini mengacu pada jam 9 pagi sampai 5 sore yang bisa dipakai selama waktu kuliah ataupun pas lagi kerja. So far, katanya tampilan untuk make up 9 to 5 ini cenderung lebih ke natural looks.

Mari kita mulai step by step Beauty Workshop kali ini:

·         Step 1
Dimulai dengan tahap membersihkan make up yang menempel, aku menggunakan Shiso Make up Cleansing Oil (Idr 269k). Cleanser yang satu ini oily banget, jadi bikin muka jadi mengkilat gitu tapi cepet banget ngangkat make up nya terutama yang waterproof. Nah, untuk menghilangkan efek oily-nya kita diberitahu untuk membersihkannya dengan kapas yang dibasahi oleh air. Setelah kapas basahnya diusapkan kewajah, rasanya menjadi lebih ringan dan segar juga tak ada sisa make up di wajah.

·         Step 2
Setelah selesai pakai cleanser kita lanjutkan dengan pemakaian toner. Kali ini yang kupakai adalah Shiso Moisturising Essence II (Idr 309k). Pemakaiannya cukup diteteskan ke kapas dan di oleskan kearah luar wajah. Kalau yang toner ini lebih encer dan cepat meresapnya gak bikin lengket di kulit wajah. Kita diberi tips untuk menggelitikan wajah dengan ujung jari kita, ini berfungsi untuk mempercepat penyerapan dari tonernya tersebut.



·         Step 3
Dilanjutkan dengan pemakaian eye cream. TBS sedang memperkenalkan product eye cream mereka yang baru belum lama ini, maka kemarin kami semua diberi kesempatan untuk mencobanya. Namanya adalah Moisture White 2 in 1 Brightening Eye Cream darirangkaian Shiso. Fungsinya selain untuk menyehatkan mata juga bisa mencerahkan.Yang unik adalah ada aplikatornya dalam satu kemasan. Bentuknya sih tube gitu, tapi di ujung tube nya ada semacam besi aplikator yang bisa memijat kantung dan kelopak mata. Sangat praktis.



·         Step 4
Kini bagiannya serum wajah, di The Body Shop ini ada yang namanya Pra-Serum yang dipakainya sebelum pakai Serum. Memang terkesan ribet, tapi pra-serum ini enak banget lo dan cukup best seller juga. Namanya adalah Nutriganics Drop of Youth (Idr 589k), pra-serum ini yang diklaim mampu memperbaiki sekaligus menyempurnakan proses regenerasi kulit wajah. Teksturnya mirip gel tapi lebih encer. Caranya sih tinggal dioleskan aja ke wajah, cepat meresap juga dan membuat wajah lebih segar dan lembab.

·         Step 5
Setelah pakai pra-serum, langkah selanjutnya adalah pemakaian serum. Yang kupakai adalah Moisture White Shiso Whitening Serum (Idr 449k). Serum yang ini fungsinya hamper sama dengan rangkaian shiso lainnya yang bisa meratakan warna kulit dan mencerahkan wajah. Namun dengan pemakaian serum akan memberikan nutrisi lebih ke kulitnya. Teksturnya lebih creamy dan cepat meresap, aromanya juga tak terlalu menusuk.



·         Step 6
Untuk step yang ini kita di khususkan untuk memperhatikan pori yang tampak terlihat besar untuk ditutupi. Biasanya di daerah hidung dan pipi ya. Nah, TBS punya solusinya dengan Seaweed Pore Protector (Idr 249k) yang katanya ampuh untuk menutupi pori-pori besar diwajah. Aku pun penasaran ingin mencobanya. Setelah meneliti di cermin pori yang terlihat besar itu ada dihidung jadi aku oleskan saja dibagian itu. Karena Seaweed Pore Protector memang sebaiknya tidak dioles keseluruh wajah tapi hanya di bagian yang terlihat pori yang membesar saja.

·         Step 7
Selanjutnya adalah pemakaian pelembab, yang kupakai adalah Moisture white Shiso, Whitening Moist Milk (Idr 339k). Teksturnya creamy tapi ringan tinggal oles aja ke wajah dan wajah pun menjadi lebih lembab.



·         Step 8
Nah, sebelum lanjut ketahapan make up, TBS menyarankan untuk menyemprotkan face mist ke wajah kita agar lebih segar. Ada 2 pilihan face mist yang ditawarkan yaitu Vitamin C dan Vitamin E. Yang kupilih adalah Vitamin E yang kaya akan pelembab dan juga antioksidan. Caranya adalah menyemprotkan face mist dengan jarak kurang lebih 15 cm dari wajah. Cukup sekali semprot saja dan tunggu beberapa detik sampai menyerap.

·         Step 9
Ada varian produk baru dari TBS yang sangat penting digunakan sebelum memakai make up, yaitu, All in One Instablur Primer (Idr 299k). Primer yang satu ini ada 5 kelebihannya diantaranya adalah meratakan warna kulit, menyamarkan jerawat, wajah bebas kilau, menghaluskan pori-pori dan bikin make up lebih tahan lama. Teksturnya mirip mentega gitu, agak tricky mengoleskannya ni. Tapi setelah di oleskan semua yang aku rasakan wajah terlihat lebih matte. Katanya ini bisa membantu pas foto selfie agar wajah kita bebas kilap dan ga perlu edit via 360 lagi deh. :D



·         Step 10
Setelah pakai primer di wajah, gak lengkap kayanya pakai make up tanpa eye primer. Dan lagi TBS pun baru mengeluarkan All in One Instablur Eye Primer (Idr 229k) yang khusus untuk kelopak mata kita sebelum pakai eye shadow. Teksturnya mirip dengan yang primer wajah hanya berwana kuning. Caranya tinggal diaplikasikan saja kekelopak mata.



·         Step 11
Langsung aja ke step berikutnya yang cukup penting dalam rangkaian make up ini, yaitu BB Cream. Dan yang kucoba adalah Moisture Shiso BB Cream Inside (Idr 279k. Teksturnya creamy dan ggampang dibaurkan di wajah, Aku disarankan untuk membaurkannya menggunakan Foundation brush untuk hasil lebih cepat dan merata. Di awal aku oleskan setengah wajah dulu, terlihat perbedaannya ketika sudah pakai BB Cream wajah terlihat lebih matte dan cerah juga noda hitampun tercover dengan baik.


·         Step 12
Selesai mengoleskan BB Cream, saatnya menaburkan bedak. Yang kupakai adalah All in One Face Base No. 3 dengan warna yang natural, karena hasil akhir yang ingin didapat nanti kan natural looks. Bedak yang ini merupakan bedak padat yang teksturnya ringan di wajah. Dibaurkan dengan brush sehingga hasil lebih merata dan tak terlihat menor, hehehe..

·         Step 13
Beres bedakan, TBS menyarankan untuk memakaikan bronzer setelah pakai bedak untuk hasil yang lebih bagus. Lalu seorang SPG berkeliling untuk memakaikan bronzernya, yang dipakai adalah Baked Bronze (Idr 299k). Caranya dibaurkan keseluruh wajah, tapi tipis aja.



·         Step 14
Saatnya eye shadow nih, paling excited nih soalnya aku suka salah mengaplikasikan wye shadow. Untung tema kali ini natural jadi ga susah-susah banget asal tepat memilih warna. Aku memakai Shimmer Waves, Brown Bronze Shade (Idr 319k). Aku pilih warna ke 3 dari atas sebagai warna dasar di sudut mata dalam, dan warna ke 4 untuk di sudut luar mata. Sempat dibantu oleh SPGnya, untuk bagian sudut luar. Eye Shadow Shimmer Waves ini memiliki 2 fungsi, bisa sebagai eye shadow dan bisa juga sebagai blush on. Hasilnya memang lebih shimmer dan berkilau. Karena awalnya memakai eye primer, eye shadow inipun terlihat lebih jelas.



·         Step 15
Langkah berikutnya adalah pemakaian eyeliner. Kebetulan TBS baru saja launching Eyeline baru yaitu Smoky 2 in 1 Gel Eyeliner Eyes and Brown (Idr 229k). Ini bisa dipakai untuk eyeliner maupun eyebrown sekaligus. Meskipun bentuknya gel, tapi dia sangat mudah diaplikasikan ke mata. Hasilnya mirip seperti pada pencil ya, ga glossy. Gelnya juga ringan dan tidak menggumpal. Aku memakai warna coklat, agar hasilnya benar-benar natural dan masuk dengan warna eye shadow yang aku pakai sebelumnya.



·         Step 16
Saatnya pakai lipstik nih, yang disarankan adalah lipstik dengan warna natural seperti pink atau orange. Aku minta untuk lipstik yang netral aja dan lebih ke orange. Lalu SPG nya memberikanku sebuah lipstik dgn warnaorange, awalnya sangsi mau pakai karena terlihat sangat terang. Tapi pas pertama dioleh malah natural banget, lalu aku oleh 2 kali lagi agar lebih jelas dan glossy. Lipstik yang ini adalah Colour Crush Lipstik (Idr 189k) untuk shadenya aku lupa catat nih. Teksturnya ringan dan glossy di bibir. Enak banget.



·         Step 17
Tak lengkap rasanya jika selesai memakai eyeliner tapi tak pakai mascara. Akupun mencoba pakai Big & Curl Mascara (Idr 199k). Kemasannya berwarna Shocking Pink, gampang diaplikasikan dan cepat membuat lentik bulu mata. Mascara inipun waterproof.



·         Step 18
Akhirnya tiba ke langkah terakhir, yaitu pemakaian blush on. Blush on yang dipakai adalah Shimmer Waves Pink Shade (Idr 319k). Cukup dibaurkan saja sedikit di tulang pipi untuk hasil yang natural.


Oke, inilah hasil dari Beauty Workshop untuh lebih jelasnya ada before dan after nya seperti ini:



Kalau yang ini untuk detail wajah dan mata:



Dan yang ini di fotoin oleh SPG TBS nya buat ngetes Instablurnya, dan hasil fotonya pun keren tanpa edit apapun:




Selesai sudah rangkaian Beauty Workshop kali ini yang diakhiri dengan kegiatan berbelanja, karena khusus untuk peserta workshop ini diberikan beberapa voucher yang hanya bisa dipakai hari itu saja. Senang rasanya bisa mendapat tip dan trick baru dalam ber-make up terutama ketika bisa mencoba beberapa produk baru dari TBS ini. So far, hampir semua produk TBS yang kupakai tak pernah menimbulkan masalah berarti. Mungkin dikarenakan semua produk TBS ini benar-benar organik dan tanpa percobaan terhadap binatang seperti yang sering dikampanyekan oleh TBS.



Sunday, November 2, 2014

Gathering and Cooking Class at Tenten


Beberapa minggu lalu diundang kembali Gathering oleh Openrice senang sekali. Kali ini gathering diadakan di TenTen Tempura House yang berlokasi di Plaza Indonesia, Jakarta.
Yup, untuk pertama kali akhirnya aku ikutan gathering di Jakarta, bersama 2 orang teman juga yang berasal dari Bandung kita dengan antusias dateng kesana. Ketika kami datang sudah ada beberapa openricer yang berkumpul dan acarapun hendak dimulai. Dimulai dengan pembukaan dari perwakilan Ten Ten, lalu ada Chef Dian yang merupakan chef di Ten Ten ini yang akan mendemokan cara membuat tempura. Ten Ten sendiri merupakan salah satu tempat makan yang menawarkan tempura sebagai andalannya, makanya dinamakan juga sebagai Tempura House, juga mengusung konsep makanan Jepang yang lebih kekeluargaan. 
Bisa dilihat dari ornamen dan interior di dalam Tenten yang berasa suasana Jepangnya, desain restonya pun cukup simpel tapi bisa bikin nyaman pengunjung yang makan disini. Ten Ten ini cukup luas menurutku, mungkin bisa menampung sampai 50 pengunjung. Oh ya letak dari Ten Ten ini sendiri di Plaza Indonesia berada di Basement ya, cukup mudah akses menuju kesini kok.


Interior of Tenten

Setelah semua peserta berkumpul, langsung saja Chef Dian memperkenalkan diri dan menjelaskan sedikit banyak mengenai tempura disini. Ternyata tempura disini dibuat memakai tepung khusus (secreting ingredient-katanya) dan juga Frying Machine yang bisa menjaga suhu minyak agar tidak turun atau terlalu panas. 

Penjelasan dari Chef Dian ini sangat informatif dan cukup mudah dicerna oleh openricer, semuanya serius mendengarkan. Menurut Chef Dian tepung yang cocok dipakai untuk tempura adalah tepung terigu berprotein sedang, suhu yang baik itu sekitar 160-180 derajat celcius, perbandingan air dan tepung pun sangat diperhatikan karena akan mempengaruhi kerenyahan tempuranya yaitu 150 ml air : 100 gr tepung. Bahan tempura sendiri biasanya adalah udang, daun oba (khas Jepang), ubi, dan bawang bombay. Lalu chef Dian mempraktekan cara menggoreng tempura yang cukup tricky ya. 


Setelah itu Chef Dian juga mendemokan cara membuat omurice, ini adalah makanan favorit di Jepang sana yaitu nasi goreng yang diselimuti omelette dan diberi saus demiglace (kaldu). Ternyata membuat omurice sangat mudah, isian nasi goreng nya juga simpel hanya wortel, buncis, jagung, dan bawang. Juga ditambah butter untuk memberikan aroma yang khas. 
Ketika Chef Dian selesai masak kami semua boleh mencicipi masakan chef Dian. Lalu kami semua ditantang untuk membuat Tempura dan Nasi Goreng secara berkelompok. Aku dan 2 temanku lalu bekerja sama untuk membuat Tempura dan Omuricenya. Tim kami dibagi 2, 1 orang bertugas membuat tenpura, dan 2 orang lagi membuat nasi goreng. Waktu yang diberikan adalah 30 menit. Setelah selesai, masakan kami di hias menjadi Turtle in The Sea Omurice. Ya semua kelompok menata omurice dan tempuranya masing-masing. Setelah selesai hasil masakan kami pun dinilai oleh Chef Dian.




Selagi chef Dian menilai kami pun disuguhi tempura don khas dari Ten Ten ini sebagai makan siang kami. Aku memilih Tendon with Blackpepper Sauce dan satu paket dengan Miso Soup. Untuk minum kami diberi Cold Ocha.
Satu porsi tendon ini cukup besar menurutku, disajikan di dalam mangkuk. Nasinya diberi toping berbagai macam tempura dan saus blackpepper. Sedangkan misosoupnya di mankuk yang lebih kecil. Rasa miso soupnya enak banget, isiannya ada tofu, wakame, dan daun bawang iris. Kuah misonya pun rasanya pas. Untuk tendon ada udang, buncis, daun oba, dll. Rasanya enak, renyah, sausnya pun gurih dan berasa blackpeppernya. Dan Cold Ocha disini disajikan dalam gelas tinggi warnanya hijau muda dan rasanya segar.
Kami semua menikmati makanan dan minuman yang disajikan oleh Ten Ten ini, rasa tempuranya memang berbeda dengan tempat lain. Bisa dibilang disini juaranya untuk tempura. Wajib dicoba nih.



Lokasi: Tenten House of Tempura
             Plaza Indonesia, 
                 Level Basement, Jl. MH Thamrin Kav 28-30
                 Telp (021) 29923730
Taken from Sony Xperia M2
#Tempura
#Japanesefood


Thursday, October 23, 2014

Best Ramen in Town!


Kalau di tanya dimana tempat ramen yang enak di Bandung, sekarang aku bisa jawab : Jigoku Ramen!!! 


Kenapa?
Mari kita review dulu lol

Jigoku Ramen ini sebetulnya sudah ada dari beberapa tahun lalu dan berlokasi deket rumah yaitu Jl. Pahlawan. Dulu sering lewat sih selalu rame tempatnya cuma belum tertarik kesana. Sampai dia pindah ke Jl. Cikutra sekarang, tepatnya sebrang kampus Widyatama. Pada saat itu aku masih biasa aja walaupun tetep tahu tempat itu rame. Makin kesini semakin rame dan di twitter pun heboh dan ngehitz banget ramen ini. Akhirnya aku putuskan untuk mencobanya.

Awalnya mungkin kita berfikir untuk makan ramen ke tempat makan biasa, tahunya ini agak berbeda. Ramenya kebangetan sampe ada waiting list. Semakin siang ke malam semakin gila waiting listnya. Orang bahkan jauh-jauh dari luar kota atau dari pinggir kota sengaja datang. Pertama kali aku dateng dapet waiting list no 10!

Yang waiting list diberi tempat duduk diluar dan disediakan televise agar merasa nyaman, juga bacaan seperti komik dan majalah. Jigoku Ramen sendiri mengusung tagline “1st Ramentaiment di Bandung” dimana setiap harinya dia memiliki tema-tema tersendiri yang bertujuan menghibur para pengunjungnya. Kali ini aq kesini dengan keluarga di hari minggu biasanya mereka memutarkan film-film box office. Karena datengnya pas baru buka jadi belum ada waiting listnya. Pas masuk kedalam ada dua lantai dengan space yang tak terlalu luas, kapasitas sekitar 50an. Di dekat pintu masuk ada meja kasir dan para server pasti menyapa kita. Ada dekorasi-dekorasi ala Jepang dan ala Jigoku sendiri yang di dominasi warna merah. Kursi dan meja nya pun bisa dibilang cukup sederhana. Di sebelah kiri pintu masuk ada layar besar untuk menonton. Waktu itu yang diputar film Doraemon Petualangan deh kalau ga salah. 

Ketika masuk kami diberi tempat persis dekat big screen, agak ga nyaman juga sih, tak berapa lama kami duduk ada meja yang kosong dan kami berhendak pindah, tapi tidak diperbolehkan oleh servernya. Sayang sekali. Padahal suasana belum terlalu ramai dan kami bahkan belum pesan. Jadi kami pasrah aja duduk disitu, langsung saja lihat buku menunya dan selalu bikin senang. Harga dan varian menunya sangat menarik dan terjangkau. 
Ini dia menu yang kami pesan:









Chicken Parmagiana Ramen, Kuah Jigoku Level 5




My favorite menu! Porsi ramennya banyak. Disini ada beberapa pilihan menu dan yang recommended adalah kuah Jigoku ini yang pedas dan segar rasanya. Ada seperti rasa daun jeruk di dalamnya. Mie ramennya sendiri home made dan kenyalnya enak banget. Mienya lembut apalagi dipadu dengan kuahnya. Diatasnya di beri toping Chicken Parmegiana yaitu sepotong dada ayam fillet yang dipanggang dengan saus khusus dan diberi keju mozarela, ayam ini enaaaaak banget. Bumbunya pas dan cocok juga dengan kuah ramen. Selain ayam ada juga baso ikan, sawi hijau, wortel serut, dan Siomay kering. Pedasnya juga enak dan bikin nagih. 

•Beef Bulgogi Ramen , kuah Jigoku Level 3




Menu ramennya ga jauh beda dengan ramen daiatas hanya topingnya saja yang berbeda yaitu beef bulgogi. Jadi irisan daging sapi dibumbui khas korea dan diberi taburan wijen. Rasanya manis dan gurih.

•Moyasu Ramen level 10

Kalau ini ramen paling pedas diantara semua ramen dan tidak ada pilihan kuahnya. Ada potongan rawit di dalam kuahnya. Super pedas. Topingnya ada baso ikan, sawi hijau, wortel, telur rebus, baso ayam, dan siomay kering. Rasanya pedes banget tapi kuahnya enak dan gurih. 

•Sweet Cheese Virginia




Minuman yang unik campuran dari krim dan keju. Rasanya manis dan lembut. Mirip krim keju yang suka ada di dalam biscuit. Udah gitu diblend dan diberi taburan keju parut. 

•Oreo Frooze




Minuman dengan campuran rasa moka/kopi lalu di campur dengan Oreo. Enak banget looo. Cocok menetralisir lidah yang kepedesan.

•Belgian Choco Lava




Minuman Coklat paling enak nih. Coklatnya kental dan pekat. Sepertinya di blend dengan es krim coklat juga. Salah satu minuman favorit kadang sore udah sold out.

•Tropicana Beach




Minuman Segar dari campuran jus apel yang di blend dan diberi selasih juga nata de coco. Seger banget rasanya asem manis gitu. 

•Siomay Kering




Ini mirip batagor goreng tapi kering seperti kerupuk. Merupakan additional menu bisa buat appetizer ataupun di makan bersama ramen. Enak banget.

Begitulah menu yang disajikan dan kami nikmati sampai habis dan kekenyangan. Yang lebih seru harga disini tergolong murah banget. Satu Porsi ramen harganya rata-rata dibawah Rp. 20.000. Dan minuman rata-rata dibawah Rp. 10.000. Sempet kaget banget liat harganya. Pantes aja orang rela bela-belain dating demi semangkuk ramen dan segelas minuman yang enak ini dengan harga terjangkau. 

Semua menu disini recommended.





Location: Jigoku Ramen

                Jl. Cikutra 143 (Seberang Kampus Widyatama)
Taken From Camera Sony Xperia Ray
#Japanesefood #fushionfood

Wednesday, October 22, 2014

Nyunda di Kebon Awi Kaffee Bandung

Sekarang aku akan coba me-review sebuah tempat makan baru dengan tema dan konsep yang sangat tradisional dan back to nature. Namanya Kebon Awi Kaffee, dari namanya sebagian besar sudah bisa menebak dari daerah mana tema tempat makan ini, Yup, dari derah Jawa Barat lebih tepatnya Sunda. Kebon Awi bias berarti juga Kebun Bambu. Tak heran dari tampak depan restorn ini sudah disambut oleh semacam ‘benteng’ dari bambu. Pintu masuk restoran ini ada di pojok kanan dengan gapura kecil, lalu kita menuruni anak tangga sebentar, lalu munculah sebuah restoran yang sangat ‘nyunda dan benar-benar bernuasna alam. Dengan di kelilingi pohon bambu yang juga tersebar di berbagai sudut, saung-saung dan juga kolam plus jembatan mini menambah kentalnya suasana tradisional disini.
Ternyata bambu-bambu yang ada disini ada dari berbagai Negara dan berbagai jenis lo, ada dari China juga Thailand. Yang paling unik adalah bamboo rambat, batangnya kecil dan merambat ke pohon lainnya. Jadi selain makan dan bersantai disini kita juga dapat mendapatkan sisi edukasi mengenai bambu. Yang tak kalah menarik disini adalah suara ‘alam’ sebagai backsound alias bunyi-bunyian serangga juga kodok yang sangat alami, berasa makan di hutan Bambu deh. Mantep banget.
Karena masih baru, saung-saung disini belum terlalu banyak. Tapi disediakanjuga ruang VIP yang bisa memuat 10-12 orang. Untuk makanan dan minuman disini tersedia menu khas Sunda dan beberapa yang sudah di modifikasi. Selain itu ada beberapa vendor makanan untuk melengkapi ilihan menu disini seperti seblak, sate, mie kocok, dll.
Untuk minuman ada Es Goyobod yang khas Sunda banget isinya sih mirip es teller yang ini lebih padat isinya ada tape, roti tawar, alpukat,dll. Rasanya segar dan manis. Lalu ada lagi Jus-jus segar seperti Healthy Jus yang terdiri dari Apel, wortel dan jeruk Sunkist rasanya agak aneh karena ga biasa aja, kalo aku lebih suka Jus Strawberry nya yang kental dan asem seger. Ada lagi yang seger dan kesukaan anak-anak ni yaitu Lychee Squash yang isinya ada leci segar, selasih, soda dan sirup leci. Untuk minuman hangat disini ada Surem alias Susu Rempah yang memberikan efek hangat di tenggorokan rasanya manis disajikan dengan batang serai. Lalu katanya disini punya kopi unggulan lo, namanya Kopi Pangasihan. Ini masuknya ke jenis kopi mild dan yang selalu bermasalah dengan lambung cukup aman minum kopi ini lo.
Sedangkan makanannya lebih beragam lagi lo. Ada Nasi Timbel Komplit, Nasi Tutug Oncom, Nasi Liwet Kameumeut, Bebek Meriam, Ayam Rica Rebung, Sate Sapi, Sop Konro, Mie Kocok, Bandeng Bakar, Gepuk, Tumis Iwung Panglawung, Sambel Nyetrum, dan Paket Tulang Jambal.
Menu khas Sundasangat kental terasa, dengan bahan pilihan dan racikan chefnya membuat makanan disini enak banget. Yang menjadi andalan disini adalah tentu saja rebung yang mana dihasilkan dari Bambu. Iwung/rebung disini pakai rebung dari pohon bamboo China yang besar dan warnanya hijau pekat. Rebungnya tidak berbau khas dan enak. Seperti modifikasi Ayam Rica Rebung disini paling juara. Rebungnya bersatu dengan sambal ricanya yang pedas gurih, gak ada di tempatlain deh.
Kalau nasinya yang enak adalah nasi liwetnya, nasi yang dimasak dengan rempah-rempah ini aromanya menggoda selera. Dan yang paling enak buatku adalah tulang jambalnya, ini makan ga berenti-berenti deh. Tulang jambal ini ditumis dan sedikit berkuah rasanyapedas dan gurih, Khusus tulang jambal ini injual sepaket. Kebetulan paketkami pada saat itu ada tahu gebuk dan Pencok kacang sebagai teman tulang jambalnya. Untuk harga disini masih sangat terjangkau dan lokasi pun tak terlalu jauh berada di Dago atas, Jl. Ciburial.









Lokasi : Kebon Awi Kaffee
             Jl. Bukit Pakar Timur No. 29, Ciburial,
             Bandung Utara
Taken From Sony Xperia Ray 
#Sundanesefood
 


Tryin' to Groovin' at Sushi Groove

Ketika main ke di daerah PVJ, ga puas banget deh kalau ga nyicipin makanan di cafe and resto yang ada di PVJ. Kali ini aku dan temenku mampir ke Sushi Groove yang terletak di jajaran depan PVJ. Tempatnya sangat strategis karena mudah dikenali dan aksesnya mudah. Sushi Groove sendiri didominasi warna hijau terang, kalau malem agak remang-remang nih. Ada 2 area cafenya yaitu indoor dan outdoor. Kami memilih di dalam karena diluar ramai sekali. Konsep dari sushi groove sendiri memang restoran Jepang namun dengan kemasan lebih modern, berbagai menunya pun banyak yang sudah dimodifikasi.

Ketika masuk, ada 2 meja panjang banget dengan kursi kayu ala kedai-kedai di Jepang gitu. Ada lampu-lampu yang cukup rendah di atas mejanya. Kami disambut pelayannya dan ditanyakan apakah mau di smooking area atau tidak, kami pilih yang tidak berarti duduk di meja panjang sebelah kanan. Kami duduk berhadapan dan berdampingan dengan customer lainnya, memang jadinya kurang private sih. Orang lain lagi ngobrol bisa kedengeran jelas gitu, hehehe..

Kali ini sebetulnya aku ga terlalu lapar dan mau pesan light meal saja seperti takoyaki atau miso soup. Tapi ada satu menu sushi yang menarik perhatiannku yaitu Gobo Sushi. Kalau difotonya sih mirip kaya penampakan beef teriyaki yang digulung jadi sushi. Akhirnyanya dengan rasa penasaran aku tanya sama pelayannya apa itu Gobo Sushi. Ternyata bahan dasarnya dari akar bunga teratai yang dibumbui serupa asinan gitu rasanya asem pedas katanya. Yaudah akhirnya aku pesan itu dan minumnya cold Ocha seperti biasanya.

Pesanan sushi ku pas datang si Gobo Maki ini ternyata kecil banget ada 6 potong diletakan diatas piring kayu menyerupai talenan, unik juga. Pas di cobain rasanya enak banget loh, gobo nya itu asli unik dan belum nemu ditempat manapun. Rasanya asem, asin, pedes gitu. Teksturnya juga renyah dimulut ditambah ada kyuri alias timun Jepang menjadi tambah nikmat. Yang aneh walaupun bentuknya mini tapi bikin kenyang loh.

Ocha yang kami pesan ini disajikan di gelas tinggi dengan es batu, warna ochanya agak pekat dan rasanya pun kuat dan pekat sedikit pahit. Tapi aku suka sih, dan ini free refill loh.

Kalo temanku pesan Chirasi Sushi Salmon, itu datangnya ga terlalu lama. Penampakannya mirip donburi tapi dengan bahan-bahan ala sushi. Disajikan di mangkuk, bagian dasar ada nasi lalu diberi keremesan tempura, jamur, irisan salmon mentah, dan ditaburi nori. Ada sausnya yaitu Chirasi Sauce, rasanya asam segar. Pas aku icip punya temenku, ternyata itu enak banget. Daging salmonnya segar banget dan ga eneg. Enak deh bener-bener kaya makan sushi aja rasanya.

Tak lama temanku memesan minum lagi varian dari mojito, namanya lupa-lupa inget Tokyo Attack gitu ya. Rasanya mantep banget ada seperti mangga dan jeruk. Rasa manis dan asamnya pas, seger deh. Sepertinya ditambah susu atau krim tapi ga begitu banyak, sehingga rasa jeruknya begitu dominan. 


Cold Ocha

Chirasi Salmon Sushi

Sushi Set

Gobo Maki

Tokyo Attack





Location: Sushi Groove 
               Paris Van Java 
               Lt. 1 Jl. Sukajadi 137-139 
Taken from Sony Xperia Ray Camera
#Japanesefood
              


Wednesday, October 15, 2014

Brand New Day; 2014

Finally,

today i came back to writing my blog again..
it's kinda hard to open and start writing while i'm busying my life..
a year ago, 2013, it's the hardest year to me...
Can you believe me, that i changed my job 3 time a year..
how desperated i was..
really... 
a lot of cry, sadness, misery that happened before..
but now, 
i wish there's no more tears..
My Life is getting better now..
I thanks to my parents for always praying the best for me and i do believe without their blessing i won't be who i am now..
to God..
and to Universe..

Kalau bisa di rangkum dari terakhir nge-blog itu adalah ketika event Keuken ke 4 taun lalu sekitar pertengahan tahun. Pada saat itu aku baru saja melepaskan 2 pekerjaan yang memang seharusnya ditinggalkan. Ada alasan penting kenapa hal itu terjadi. Pekerjaan pertama membuaiku sampai begitu nyaman sehingga tak membuatku berkembang, dan yang kedua terlalu menekanku hingga aku bahkan tak bisa memiliki waktuku sendiri (Oke aku lemah -_-")
Selama kurang lebih 3 bulan jobless, bikin gila...
Tapi ada hal baik yang terjadi ketika itu, aku diberikan kesempatan untuk menonton secara langsung my Idol, G Dragon. Yang lebih special nontonnya berdua, dari Bandung pergi berdua ngejar travel, Jkt trip, sampai akhirnya sampai di Ancol panas-panasan dan kelaperan bareng. Such a sweestest thing i ever had. Ditemenin dari awal berangkat, nonton dan teriak bareng di konser, sampai naik bus aneh dan pulang ke Bandung ujan-ujanan. What a perfect day, huh? 
Tak berapa lama aku mendapat pekerjaan yang menurut ku hebat. Namun atas pertimbangan satu dan lain hal terpaksa mengundurkan diri. Selama 6 bulan disana sangat berharga dan tak akan bisa diganti apapun. Banyak belajar, bertemu berbagai macam orang, dan ilmu-ilmu yang didapat sungguh berharga.

Early 2014, after resign, i got a new job. This job is great, and i feel i can improved my skill and my career in here. This company is new, with comfortable environment, good personal of their crew member, and of course not under pressure at all. I love this place, this job, this job-mates.. 

While i'm enjoying my career, beside that i can doing my passion at culinary activities. I'll start to cook more, tasting more, snap more, hanging out more, and be a food blogger for the next level. 
I wish i can do it all with passion. So, i can really enjoying everything as long as i'm alive...